Kamis, 06 April 2017

Muhasabah Dan Renungan

_~ *Cara Allah menyayangimu* bukan dengan meringankan masalahmu, tapi dengan menguatkan jiwamu sehingga sehebat apapun masalahmu kau tetap bertahan dan tak menyerah._

_~ *Cara Allah menyayangimu* bukan dengan mengurangi beban yang kau pikul, tapi dengan mengokohkan pundakmu, sehingga kau mampu memikul amanah yang diberikan kepadamu_

_~ *Cara Allah menyayangimu* mungkin tidak dengan memudahkan jalanmu menuju sukses, tapi dengan kesulitan yang kelak baru kau sadari bahwa kesulitan itu yang akan membuatmu semakin berkesan dan istimewa_

_~ *Hidup itu ......*_
_• Butuh masalah supaya kita punya kekuatan_
_• Butuh pengorbanan supaya kita tahu cara bekerja keras_
_• Butuh air mata supaya kita tahu merendahkan hati_
_• Butuh dicela supaya kita tahu bagaimana cara menghargai_
_• Butuh tertawa supaya kita tahu mengucap syukur_
_• Butuh senyum supaya tahu kita punya cinta_
_• Butuh orang lain supaya tahu kita tidak sendiri_

_~ Beberapa luka tidak diciptakan untuk sembuh, tidak pula untuk menetap._
_~ Jika ia berakhir dengan ke IKHLASAN, ia akan lahir menjadi cahaya yang itu adalah hadiah terindah dari Allah._
_~ Berbahagialah pada taqdir dengan penerimaan yang tulus, Sungguh mengajari hati BERBAIK SANGKA itu Indah_

*_~ Lalu seperti Apa Ikhlas itu?_*
_~ Bercerminlah pada surat Al Ikhlas, tak ada kata-kata IKHLAS didalamnya_

*Semoga bermanfa'at...*

Read More ->>

Perkataan Seorang Bocah Kepada Imam Hanafi

Nu'man bin Tsabit yang dikenal dengan sebutan Abu Hanifah, atau populer disebut IMAM HANAFI, pernah berpapasan dengan anak kecil yang berjalan mengenakan sepatu kayu (terompah kayu).
Sang Imam berkata: "Hati-hati nak dengan sepatu kayumu itu, jangan sampai kau tergelincir."
Bocah ini pun tersenyum dan mengucapkan terima kasih
"Bolehkah saya tahu namamu Tuan?" tanya si bocah.
"Nu'man namaku", Jawab sang Imam.
"Jadi, Tuan lah yang selama ini terkenal dengan gelar Al-imam Al-a'dhom. (Imam Agung) itu..??" tanya si bocah.
"Bukan aku yang memberi gelar itu, masyarakat-lah yang berprasangka baik dan memberi gelar itu kepadaku."
"Wahai Imam, hati-hati dengan gelarmu. Jangan sampai tuan tergelincir ke neraka karena gelar...! Sepatu kayuku ini mungkin hanya menggelincirkanku di dunia. Tapi gelarmu itu dapat menjerumuskanmu ke dalam api yang kekal jika kesombongan dan keangkuhan menyertainya."
Ulama besar yang diikuti banyak umat Islam itupun tersungkur menangis....
Ia bersyukur. Siapa sangka, peringatan datang dari lidah seorang bocah.

Betapa banyak manusia tertipu karena jabatan, tertipu karena kedudukan, tertipu karena gelar, tertipu karena kemaqoman, tertipu karena harta yang berlimpah, tertipu karena status sosial...
Jangan sampai kita tergelincir... jadi angkuh dan sombong karena gelar, jabatan, status sosial, dan kebesaran di dunia.

PEPATAH MENGATAKAN:
"SEPASANG TANGAN YANG MENARIKMU KALA TERJATUH LEBIH HARUS KAU PERCAYAI DARIPADA SERIBU TANGAN YANG MENYAMBUTMU KALA TIBA DI PUNCAK KESUKSESAN".

Semoga bermanfaat dan tidak bosan membacanya..Indahnya berbagi Saudaraku...😊😊😊

Read More ->>

Lelaki Beristri 4

💝 LELAKI HARUSLAH BERISTRI EMPAT 💝

💜Istri ke 1:  Biasa    
                    biasa saja,   
                    biasanya
                    tdk diperha-
                    tikan.
💛Istri ke 2: Agak cakep,
                    agak diper-
                    hatikan.
💙Istri ke 3: Lumayan
                    cakep,
                    diperhati-
                    kan.
💚Istri ke 4: Sangat ca-
                    kep,sangat
                    diperhati-
                    kan dan di-
                    sanjung2
                    dan diuta-
                    makan!

⏰Waktu pun berlalu begitu cepat dan tibalah saat sang lelaki(suami) tersebut mau meninggal,
lalu dipanggilnya ke 4 org istrinya.

💚Dipanggilnya istri ke 4 yg paling cakep dan ditanya,"Maukah kamu ikut menemaniku ke alam kubur?", dia menjawab, "Maaf, cukup sampai di sini saja saya ikut denganmu."

💙Saat dipanggil istri ke 3 dan ditanya hal yang sama, dia pun menjawab,"Maaf, saya hanya akan mengantarmu sampai di kamar mayat dan paling jauh sampai di rumah duka."

💛Kemudian dipanggil istri ke 2 dan ditanya hal yang sama, dia pun menjawab,"Baik, saya akan menemanimu tapi hanya sampai ke liang kubur, setelah itu selamat tinggal."

😭Si suami sungguh kecewa mendengar semua itu. Tetapi inilah kehidupan dan menjelang kematian.

💜Lalu dipanggillah istri ke 1 dan ditanya hal yang sama, si suami tak menyangka akan jawabannya,"Saya akan menemanimu kemanapun kamu pergi dan akan selalu mendampingimu........"

❓Mau tahu siapa istri ke 1 sampai ke 4 itu ?

💚Istri ke 4 adalah "harta dan kekayaan". Mereka akan meninggalkan jasad kita seketika saat kita meninggal.

💙Istri ke 3 adalah "teman- teman" kita. Mereka akan mengantarkan jasad kita hanya sampai di saat disemayamkan.

💛Istri ke 2 adalah keluarga/ famili, saudara dan teman dekat" kita. Mereka akan mengantar kita sampai dikuburkan,  akan meninggalkan kita setelah mayat kita dimasukkan dalam liang kubur dan ditutup dengan tanah.

💜Istri ke 1 adalah "amal dan ibadah " kita selama hidup di dunia.
Karena amal dan ibadah kita inilah yang paling setia mendampingi kita saat menghadap Tuhan . .

Semoga bisa jd renungan kita bersama... 😇😇

Read More ->>

Amalan Yang Langgeng Berbuah Futuh

Faedah dari  Habib Zen bin Ibrahim bin Sumaith

- Allah memberikan fath melalui amal yang berbeda beda kepada setiap hambaNya, ada yang lewat banyaknya Sholawat kepada Baginda Nabi Muhammad, ada yg lewat Qiroatul Qur'an, ada yg lewat sholat dll.
Maka setiap hamba yang mendapat fath dari sebuah amal, Allah memberi Taufiq kepadanya untuk memperbanyak amal tersebut.

Seperti kisah salah seorang sahabat yang selalu membaca surat Al Ikhlas dalam setiap sholatnya ketika menjadi Imam sholat, hingga kabar ini sampai kepada Nabi SAW. Ketika di tanya alasan ia melakukan itu, ia menjawab. "Aku mencintai surat ini karena isinya menjelaskan sifat2 Allah"
Maka Rasulullah SAW memberikan kabar gembira kepada, "Cintamu pada surat ini memasukkanmu ke dalam surga."

Sebagian besar golongan sadah ahlul bait Nabi & dzurriyah Beliau mendapatkan fath dari sholat mereka, sebagai warisan dari kakeknya yang telah bersabda; "Maka dijadikan kecintaanku pada Sholat"

- Surat Al Ikhlas berisi Ketauhidan & Sifat2 Allah.  Pada kalimat :
Lam Yalid, adalah penolakan atas ajaran Nasrani yang menuhankan Maryam 
Wa Lam Yuulad, adalah penolakan atas penuhanan Nabi Isa
Wa Lam Yakun Lahu Kufuwan Ahad, adalah penjelasan, apapun yang terlintas di hati & fikiran manusia akan dzat Allah maka Allah berbeda dengan semua itu

Wallahu A'lam

Read More ->>

Amalan Bulan Rajab Nan Mulia


AMALAN-AMALAN BULAN RAJAB
Bulan Rajab adalah bulan yang sangat mulia. Bulan untuk istighfar dan mempersiapkan diri memasuki Bulan Ramadhan. Apabila telah masuk Bulan Rajab, Nabi SAW berdoa:
اَللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبٍ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَان
Ya Allah berkahilah kami di Bulan Rajab dan Syakban dan pertemukan kami dengan Ramadhan. (HR Thbarani)
Banyak amalan yang dianjurkan di Bulan Rajab, berikut kami sampaikan sebagian di antaranya:
1. Menghidupkan malam pertama Bulan Rajab dengan ibadah dan doa. Rasulullah SAW bersabda:
خَمْسُ لَيَالٍ لَا تُرَدُّ فِيهِنَّ الدُّعَاء؛ أَوَّلُ لَيْلَةٍ مِنْ رَجَب، وَلَيْلَةُ النِّصْفِ مِن شَعْبَان، وَلَيْلَةُ الْجُمْعَة، وَلَيْلَةُ الْفِطْر، وَلَيْلَةُ النَّحْر
Ada lima malam yang tidak akan ditolak doa yang dipanjatkan di dalamnya: Malam pertama Bulan Rajab, Malam Nisfu Syakban, Malam Jumat, malam Idul Fitri dan malam Idul Adha. (HR Ibnu Asakir)
2. Doa Syaikh Abdul Qodir al-Jailani di malam pertama Bulan Rajab:
اِلٰهِي تَعَرَّضَ لَكَ فِيْ هَذِهِ اْللَيْلَةِ اْلمُتَعَرِّضُوْنَ, وَقَصَدَكَ اْلقَاصِدُونَ, وَاَمَّلَ فَضْلَكَ وَمَعْرُوْفَكَ الطَّالِبُونَ, وَلَكَ فِي هَذِه ِاْللَيْلَةِ نَفَحَاتٌ, وَجَوَائِزُ, وَعَطَايَا ومَوَاهِبُ تَمُنُّ بِهَا عَلَى مَنْ تَشَاءُ مِنْ عِبَادِكَ, وَ تَمْنَعُهَا مِمَّنْ لَمْ تَسْبِقْ لَهُ عِنَايَةٌ مِنْك, وَهَا اَنَا عَبْدُكَ اْلفَقِيْرُ إِلَيْكَ, المُؤَمِّلُ فَضْلَكَ وَمَعْرُوفَكَ, فَإِنْ كُنْتَ يَا مَوْلَايَ تَفَضَّلْتَ فِي هَذِهِ اللَّيْلَةِ عَلَى أَحَدٍ مِنْ خَلْقِكْ، وَجُدْتَ عَلَيْهِ بِعَائِدَةٍ مِنْ عَطْفِكْ، فَصَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا محمدٍ وَآلِهِ وَصَحْبِهِ، وَجُدْ عَلَيَّ بِطَوْلِكَ وَ مَعْرُوفِكَ يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ
3. Istigfar pagi dan sore:
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي وَتُبْ عَلَيَّ
Ya Allah ampunilah aku, rahmatilah aku dan terimalah taubatku.
Istigfar ini dibaca tujuh puluh kali setiap pagi (setelah Shalat Shubuh) dan sore (Setelah Shalat Ashar atau Setelah Shalat Maghrib). Dikatakan siapa yang melaziminya setiap hari pada Bulan Rajab maka kulitnya tidak akan tersentuh api neraka.
4. Tasbih Rajab
Pada sepuluh hari pertama (tanggal 1-10) Bulan Rajab dianjurkan membaca tasbih berikut setiap hari sebanyak seratus kali:
سُبْحَانَ الْحَيِّ الْقَيُّوم
Pada sepuluh hari kedua Bulan Rajab (Tanggal 11-20) Membaca seratus kali tasbih berikut:
سُبْحَانَ اللهِ الْأَحَدِ الصَّمَد
Dan ada sepuluh hari ketiga Bulan Rajab (Tanggal 21-30) Membaca seratus kali tasbih berikut:
سُبْحَانَ اللهِ الرَّؤُوفْ
Siapa yang melaziminya maka tidak ada seorang pun yang mampu menggambarkan besarnya pahala yang ia dapatkan kecuali Allah.
5. Istigfar sore
Membaca Istighfar berikut ini di antara Ashar dan Mahgrib setiap hari pada Bulan Rajab:
أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيمْ, اَلَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومْ, غَفَّارَ الذُّنُوبْ, وَسَتَّارَ الْعُيُوبْ, وَأَتُوبُ إِلَيْهِ تَوْبَةَ عَبْدٍ ظَالِمْ لِنَفْسِهِ لَا يَمْلِكُ ضَرّاً وَلَا نَفْعاً وَلَا مَوْتاً وَلَا حَيَاةً وَلَا نُشُوراً
Siapa yang melaziminya maka Allah akan memerintahkan dua malaikat pencatat untuk merobek catatan dosa dan kesalahannya.
6. Surat al-Ikhlas
Sebagian orang sholeh mengatakan, siapa saja yang membaca setiap hari dari Bulan Rajab Surat al-Ikhlas sekali, maka ia akan diberikan pahala yang tidak diketahui ukurannya kecuali oleh Allah SWT.
7. Bacaan pada Malam kedua puluh tujuh Rajab.
بسم الله الرحمن الرحيم
اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِمُشَاهَدَةِ أَسْرَارِ الْمُحِبِّينْ, وَبِالْخَلْوَةِ الَّتِي خَصَّصْتَ بِهَا سَيِّدَ الْمُرْسَلِينَ حِيْنَ أَسْرَيْتَ بِهِ لَيْلَةَ السَّابِعِ وَالْعِشْرِينْ, أَنْ تَرْحَمَ قَلْبِي الْحَزِينْ, وَتُجِيبَ دَعْوَتِي, يَا أَكْرَمَ الْأَكْرَمِينْ.
Siapa yang membaca doa tersebut di malam kedua puluh tujuh Bulan Rajab, kemudian memohonkan hajatnya maka Allah akan mengabulkannya.
8. Istigfar Rajab
Istigfar Rajab yang dinukilkan dari Al Habib Hasan bin al Imam Quthbil Irsyad Habib Abdullah bin Alwi al-Haddad:
بسم الله الرحمن الرحيم
وَصَلَّى اللهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا محمدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمْ.
أسْتَغْفِرُ اللهَ
[28/3 13:36] ‪+62 838-6661-0897‬: 8. Istigfar Rajab
Istigfar Rajab yang dinukilkan dari Al Habib Hasan bin al Imam Quthbil Irsyad Habib Abdullah bin Alwi al-Haddad:
بسم الله الرحمن الرحيم
وَصَلَّى اللهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا محمدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمْ.
أسْتَغْفِرُ اللهَ (3 ×) وأَتُوْبُ إِلَى اللهِ مِمَّا يَكْرَهُ اللهُ قَوْلاً وَفِعْلاً وَخَاطِرًا, وَنَاظِرًا وبَاطِنًا وَظَاهِرًا.
أَسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ الَّذِي لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الحَيَّ القَيُّوْمَ وأَتُوْبُ إِلَيْهِ.
اللّهُمَّ إِنِّي أَسْتَغْفِرُكَ لِمَا قَدَّمْتُ, وَمَا أَخَّرْتُ, وَمَا أَسْرَرْتُ, وَمَا أَعْلَنْتُ, وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّي. أَنْتَ المُقَدِّمُ, وَأَنْتَ المُؤَخِّرُ, وَأَنْتَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ.
أَسْتَغْفِرُ اللهَ ذَا الجَلاَلِ وَالإِكْرَامِ مِنْ جَمِيْعِ الذُّنُوْبِ وَالآثَامِ.
أَسْتَغْفِرُ اللهَ لِذُنُوْبِي كُلِّهَا, سِرِّهَا وَجَهْرِهَا, وَصَغِيْرِهَا وَكَبِيْرِها, وَقَدِيْمِهَا وَجَدِيْدِهَا, وَأَوَّلِهَا وَآخِرِهَا, وَظَاهِرِهَا وَبَاطِنِهَا, وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ.
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْتَغْفِرُكَ مِنْ ذَنْبٍ تُبْتُ إِلَيْكَ مِنْهُ ثُمَّ عُدْتُ فِيْهِ. وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا أَرَدْتُ بِهِ وَجْهَكَ الكَرِيْمَ فَخَالَطَهُ مَا لَيْسَ لَكَ فِيْهِ رِضًا. وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا وَعَدْتُكَ بِهِ مِنْ نَفْسِي ثُمَّ أَخْلَفْتُكَ فِيْهِ
وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا دَعَانِي إِلَيْهِ الهَوَى مِنْ قِبَلِ الرُّخَصِ مِمَّا اشْتَبَهَ عَلَيَّ وَهُوَ عِنْدَكَ حَرَامٌ.
وأَسْتَغْفِرُكَ يَا مَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ يَا عَالِمَ الغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ, مِنْ كُلِّ سَيِّئَةٍ عَمِلْتُهَا فِي بَيَاضِ النَّهَارِ وَسَوَادِ اللَّيْلِ فِي مَلإٍ وَخَلإٍ وَسِرٍّ وَعَلاَنِيَةٍ وَأَنْتَ نَاظِرٌ إِلَيَّ إِذِ ارْتَكَبْتُهَا , وَأَتَيْتُ بِهَا مِنَ العِصْيَانِ, فَأَتُوْبُ إِلَيْكَ, يَا حَلِيْمُ يَا كَرِيْمُ يَا رَحِيْمُ.
وَأَسْتَغْفِرُكَ مِنَ النِّعَمِ الَّتِي أَنْعَمْتَ بِهَا عَلَيَّ فَتَقَوَّيْتُ بِهَا عَلَى مَعْصِيَتِكَ.
وَأَسْتَغْفِرُكَ مِنَ الذُّنُوْبِ الَّتِي لاَ يَعْرِفُهَا أَحَدٌ غَيْرُكَ, وَلاَ يَطَّلِعُ عَلَيْهَا أَحَدٌ سِوَاكَ , وَلاَ يَسَعُهَا إِلاَّ حِلْمُكَ , وَلاَ يُنْجِيْنِي مِنْهَا إِلاَّ عَفْوُك.
وَأَسْتَغْفِرُكَ لِكُلِّ يَمِيْنٍ سَلَفَتْ مِنِّي فَحَنِثْتُ فِيْهَا وَأَنَا عِنْدَكَ مُؤَاخَذٌ بِهَا.
وَأَسْتَغْفِرُكَ يَا مَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ , سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِيْنَ , فَاسْتَجَبْنَا لَهُ وَنَجَّيْنَاهُ مِنَ الغَمِّ وَكَذَلِكَ نُنْجِي المُؤْمِنِيْنَ , وَ زَكَرِيَّا إِذْ نَادَى رَبَّهُ رَبِّ لاَ تَذَرْنِي فَرْدًا وَأَنْتَ خَيْرُ الوَارِثِيْنَ , رَبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَأَنْتَ خَيْرُ الرَاحِمِيْنِ.
وَأَسْتَغْفِرُكَ مِنْ كُلِّ فَرِيْضَةٍ أَوْجَبْتَهَا عَلَيَّ فِي آنَاءِ اللَّيْلِ وَأَطْرَافِ النَّهَارِ, فَتَرَكْتُهَا خَطَأً أَوْ عَمْدًا أَوْ نِسْيَانًا أَوْ تَهَاوُنًا أَوْ جَهْلاً وَأَنَا مُعَاقَبٌ بِهَا
وَأَسْتَغْفِرُكَ مِنْ كُلِّ سُنَّةٍ مِنْ سُنَنِ سَيِّدِ المُرْسَلِيْنَ وَخَاتَمِ النَبِيِّيْنَ , نَبِيِّكَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ, فَتَرَكْتُهَا غَفْلَةً, أَوْ سَهْوًا أَوْ نِسْيَانًا أَوْ تَهَاوُنًا أَوْ جَهْلاً, أَوْ قِلَّةَ مُبَالاَةٍ بِهَا.
وَأَسْتَغْفِرُكَ يَا مَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ وَحْدَكَ لاَ شَرِيْكَ لَكَ, وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُكَ وَرَسُوْلُكَ, سُبْحَانَكَ يَا رَبَّ العَالَمِيْنَ, لَكَ المُلْكُ وَلَكَ الحَمْدُ وَأَنْتَ حَسْبُنَا وَنِعْمَ الوَكِيْلُ, وَنِعْمَ المَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيْر, وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ العَلِيِّ العَظِيْمِ.
يَا جَابِرَ كُلِّ كَسِيْرٍ, وَيَا مُؤْنِسَ كُلِّ وَحِيْدٍ, وَيَا صَاحِبَ كُلِّ غَرِيْبٍ, وَيَا مُيَسِّرَ كُلِّ عَسِيْرٍ, وَيَا مَنْ لاَ يَحْتَاجُ إِلَى البَيَانِ وَالتَّفْسِيْرِ, وَأَنْتَ عَلَى مَا تَشَاءُ قَدِيْرٌ, وَصَلَّى اللهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ بِعَدَدِ مَنْ صَلَّى عَلَيْهِ , وَبِعَدَدِ مَنْ لَمْ يُصَلِّ عَلَيْهِ.
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى رُوْحِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ فِي الأَرْوَاحِ.
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى تُرْبَةِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ فِي التُّرَابِ.
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى قَبْرِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ فِي القُبُوْرِ.
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى صُوْرَةِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ فِي الصُّوَرِ.
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى اسْمِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ فِي الأَسْمَاءِ.
( لَقَدْ جَآءَكُمْ رَسُوْلٌ مِنْ أَنْفُسِكُمْ عَزِيْزٌ عَلَيْهِمَا عَنِت
[28/3 13:37] ‪+62 838-6661-0897‬: ( لَقَدْ جَآءَكُمْ رَسُوْلٌ مِنْ أَنْفُسِكُمْ عَزِيْزٌ عَلَيْهِمَا عَنِتُّمْ حَرِيْصٌ عَلَيْكُمْ بِالمُؤْمِنِيْنَ رَءُوْفٌ رَحِيْمٌ . فَإِنْ تَوَلَّوْا فَقُلْ حَسْبِيَ اللهُ لآ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ العَرْشِ العَظِيْمِ )
وَصَلَّى اللهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ
Dikatakan bahwa istigfar ini memiliki banyak fadhilah dan pengaruh yang dahsyat.
9. Sayyidul Istighfar
اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لآ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَااسْـتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّه لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ
Ini adalah rajanya istighfar, dianjurkan diperbanyak pada Bulan Rajab. Paling sedikit tiga hari di pagi hari dan tiga kali di sore hari.
10. Pelancar Rizki
أَحْمَدُ رَسُولُ الله, مُحَمَّدٌ رَسُولُ الله
Dibaca tiga puluh lima kali ketika khatib berada di mimbar pada Jumat terakhir Bulan Rajab. Faidahnya hartanya tidak akan terputus sepanjang tahun itu.
11. Memperbanyak puasa di Bulan Rajab
Sumber: Kanzun Najah was Surur, Dhous Siroj

Read More ->>

About Me

maqolun náhihuin
Lihat profil lengkapku